Skip to main content

Posts

Showing posts with the label imajinasi dan ilmu pengetahuan

Peran dan Sumbangan Karya Sastra

Karya sastra, sebagai sebuah produk intelektual, memiliki peran dalam mencerdaskan bangsa. Sastra juga memberikan pengaruhnya dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, peran dan pengaruh sastra dalam transformasi budaya memang tidak boleh dipandang sebelah mata. Apresiasi terhadap sastra juga harus terus ditumbuhkan dan digalakkan jika kita benar-benar menginginkan Indonesia menjadi bangsa yang maju. Prosa fiksi sains adalah jenis prosa yang di dalamnya memuat unsur-unsur ilmiah. Kelahiran fiksi sains telah banyak memberikan pengaruh pada kehidupan, khususnya dalam pengembangan sains dan teknologi yang terjadi di berbagai belahan dunia. Fiksi sains telah memberikan suntikan imajinasi kepada pembaca. Sementara imajinasi itu sendiri merupakan modal utama dalam pengembangan sains. Tidak heran jika para ilmuwan terkemuka mengakui kekuatan imajinasi. Terlebih lagi ketika kita mengingat berbagai penemuan sains yang terinspirasi dari karya fiksi. Ini me...

Fiksi Sains sebagai Motivasi Inovasi

Sebelum jauh mengungkap peran fiksi sains sebagai motivasi inovasi, terlebih dulu marilah kita ketahui masalah yang berkaitan dengan IPTEK dan inovasi . Khususnya IPTEK dan inovasi di Indonesia itu sendiri.   IPTEK dan inovasi bisa diibaratkan sekeping mata uang logam yang tidak bisa dipisahkan. Ilmu pengetahuan terus berkembang, dan teknologi-teknologi baru terus ditemukan. IPTEK telah dan sedang menjadi sebab utama dari dinamika umat manusia, demikian dikatakan Suryohardiprojo   (1995: 148) dalam bukunya Membangun Peradaban Indonesia . Naluri manusia untuk hidup telah melahirkan berbagai macam penemuan teknologi. Artinya, perkembangan IPTEK tidak bisa dibendung melainkan akan terus berinovasi atau mengalami pembaruan sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia. Manusia berbeda dengan makhluk hewan. Manusia dibekali akal pikiran untuk mengembangkan ilmu pengetahuan sehingga berhasil menciptakan apa (baca: teknologi) yang membuat kehidupan menjadi lebih baik ...

Memasyarakatkan IPTEK Lewat Fiksi Sains

Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) seringkali hanya dipahami sebagai sebuah produk yang sudah jadi. Masyarakat menganggap hukum-hukum serta rumus-rumus fisika atau matematika sebagai sesuatu yang biasa. Sedikit saja orang yang kemudian mempertanyakan, kapan dan bagaimana sebuah rumus fisika atau matematika ditemukan. Coba, apakah kamu pernah bertanya (minimal dalam hati) tentang bagaimana cara kerja dan proses penemuan teknologi seperti handphone, internet, dan peralatan canggih lainnya? Semoga saja pernah, meski tidak atau belum berusaha menemukan jawabannya.  Selain kenyataan di atas, pelajaran-pelajaran sains di sekolah juga seringkali dianggap sebagai sesuatu yang rumit, sulit, dan bahkan menakutkan. Bukankah begitu? kamu atau kebanyakan dari temanmu mungkin menganggap bahwa mata pelajaran sains hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi. Mitos-mitos tersebut telah berjalan turun-temurun sehingga membuat generasi muda di I...

Teknologi yang Terinspirasi dari Fiksi Sains

Ingin tahu teknologi apa saja yang terinspirasi dari fiksi sains? Di internet terdapat salah sebuah website yang memuat penemuan-penemuan baru yang inspirasinya diperoleh dari fiksi sains, yaitu www.technovelgy.com. Penulis sempat tercengang dan geleng-geleng kepala ketika pertama kali mengunjungi situs tersebut. Luar biasa! Ternyata ada banyak sekali penemuan-penemuan yang terinspirasi dari fiksi sains. Melalui situs itu pula, kita bisa mencari tahu berbagai penemuan, teknologi dan ide-ide penulis fiksi sains. Ada lebih dari 2 . 150 penemuan yang tersedia di situs tersebut. Kita juga bisa mencari arti istilah-istilah tertentu yang muncul dalam fiksi ilmiah. Berita-berita mengenai fiksi ilmiah juga disajikan dalam situs yang luar biasa tersebut. Setelah berselancar lama di situs tersebut, akhirnya penulis mendapatkan sebuah kesimpulan bahwa terkadang sebuah penemuan diprediksi terinspirasi dari beberapa karya fiksi sains. Tetapi terkadang pula, sebuah karya fiksi sains bisa mengin...

Karya Fiksi Sebagai Inspirasi Sains

Anda mungkin pernah bertanya-tanya: Apakah terdapat hubungan positif antara banyaknya sastrawan yang telah melahirkan karya besar di sebuah negara dengan kemajuan dalam bidang sains dan teknologi? Wah, itu pertanyaan yang bagus. Tapi, sudahkah kamu menemukan jawabannya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu untuk melihat langsung kenyataan yang terjadi di negara-negara maju lalu membandingkannya dengan negara yang sedang berkembang seperti Indonesia. Jerman, Inggris, Prancis, dan Rusia adalah contoh dari negara-negara maju yang banyak memiliki sastrawan besar, sebagian di antaranya adalah peraih penghargaan Nobel bidang sastra. Hal itu merupakan satu kenyataan yang sudah diakui oleh Dunia. Inggris memiliki Shakespeare, T.S Eliot, Vidiadhar Surajprasad Naipaul; Jerman memiliki Goethe, Herman Hesse, Heinrich Boll; Rusia memiliki Leo Tolstoy, Anton Chekov, Pushkin, dan lain-lain; Prancis terdapat Albert Camus, Jean-Paul Sartre, Gao Xingjian dan lainnya. Sejak penghargaan Nobel ...

IPTEK dan Kekuatan Imajinasi (1)

"Bangsa y ang tidak mempun y ai "imagination", tidak mempun y ai konsepsi-konsepsi besar! Tidak mempunyai keberanian - padahal yang kita lihat di negara-negara lain itu, Saudara-saudara, bangsa bangsa yang mempunyai "imagination", mempunjai fantasi-fantasi besar: mempun y ai keberanian ; mempun y ai kesediaan menghadapi r e siko….. (Ceramah Presiden Soekarno di Semarang, 29 Juli 1956) Imajinasi merupakan salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan bagi seorang penulis karya fiksi. Seorang pengarang tidak akan bisa menciptakan karya tanpa imajinasi. Namun demikian imajinasi penting dimiliki tidak hanya bagi seorang pengarang atau seniman saja, melainkan bagi semua orang. Sebab imajinasi merupakan sumber dari berbagai penemuan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Begitu pentingnya imajinasi sampai-sampai Einstein yang merupakan tokoh sains masyhur dunia pernah mengatakan, “imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.” (Alan, Emil Burton, 200...